Busana Muslim, selain menjadi pakaian yang sesuai dengan tuntunan agama,
namun seiring perkembangan jaman, kini mulai menjadi tren. Mulai dari
jilbab, mukena, koko, hingga busana muslimah kini mulai banyak diminati
masyarakat. Lantas bagaimana tips usaha berbisnis busana muslim?
1. MULAI, MULAI & MULAI.
Bisnis jangan hanya jadi gagasan
berjualan busana wanita. Beranilah memulai. Tanpa dimulai, ide bisnis
sehebat apapun tidak akan ada gunanya. Bisnis besar umumnya diawali dari
bisnis yang kecil.
2. FOKUS PADA BISNISNYA DAN BUKAN AKSESORISNYA.
Aktifitas
bisnis difokuskan bagaimana proses penjualannya terus berlangsung
dengan perputaran bisnis lebih cepat daripada fokus pada aksesoris
pakaian wanita yang kurang penting.
3. JANGAN TERJEBAK ASET TETAP.
Jika
ada modal, jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting. Usahakan
modal digunakan untuk memperbesar modal bisnis dengan desain baju dan
model baju / model pakaian terbaru.
Jika punya modal besar, Anda
bisa terjun sebagai penjual butik pakaian muslimah grosir. Artinya, Anda
menjadi orang pertama yang membeli dari produsen dan menjualnya kembali
dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan barang
pakaian muslim dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber
pertama. Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, Anda bisa menjadi
penjual pakaian muslimah eceran. Sebagai penjual eceran, Anda bisa
mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang
paling banyak 1 kodi (20 potong).
4. GUNAKAN EFEK TORNADO.
Modal
bisnis digunakan untuk memutar bisnis busana muslim atau baju muslim.
Laba bisnis digunakan untuk memperbesar modal usaha pakaian muslim
sehingga terjadi percepatan pertumbuhan usaha baju muslimah atau busana
muslimah. Demikian seterusnya sehingga modal usaha akan berlipat dalam
waktu singkat.
5. JANGAN BERASUMSI, TEMUKAN FAKTANYA.
Jangan
berasumsi bisnis menjual baju wanita itu susah, marketing pakaian
muslimah itu susah dan lainnya. Laksanakan dan temukan faktanya sehingga
kita dapat informasi yang benar dari lapangan.
6. ATURLAH CASH FLOW DENGAN BAIK.
Bisnis
adalah cash flow, sehingga atur jangan sampai kehabisan modal. Cepat
lakukan penjualan dan rajin-rajinlah menagih uang jika ada tunggakan
dipelanggan. Usahakan transaksi dapat dilakukan cash agar tidak
kesulitan modal yang dapat menghentikan perutaran bisnis.
7. KATAHUAI KEBUTUHAN DAN KEINGINAN PELANGGAN.
Selau
check kebutuhan, keinginan dan permintaan pelanggan. Sediakan
kebutuhannya, jangan melawan pasar, jangan menjual sesuatu yang kurang
dibutuhkan pelanggan.
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai
penjual maupun produsen produk busana muslimah, Anda harus memiliki
kemampuan melihat tren butik pakaian muslim. Bahkan, akan lebih baik
jika Anda bisa menciptakan tren busana muslim sendiri. Mengapa? Karena
busana muslimah merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari
waktu ke waktu. Desain pakaian muslim yang menarik dan mengikuti tren
terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat Anda "si
pemain baru" perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain,
perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.
8. AKTIFLAH MEMASARKAN PRODUK.
Produk
yang hebat tanpa dipasarkan tidak akan ada hasilnya. Mulailah
memasarkan kepada siapapun dan kenalkan produk mulai dari lingkungan
terdekat, keluarga, arisan, pengajian, pameran serta event-event
lainnya. Pemasaran memegang kunci keberhasilan dalam memperoleh
keuntungan.
9. PILIHLAH HARGA YANG BAGUS.
Harga bagus bukan
harga yang mahal, karena jika harga mahal maka barang tidak akan laku.
Harga bagus bukan harga yang murah, karena dengan harga murah banya
terjual dan keuntungan sangat tipis. Harga bagus adalah harga dimana
kita untung dan produk laku keras. Caranya, rajin-rajinlah survei ke
pesaing. Dengan demikian kita akan tahu harga yang paling pas agar
produk kita dapat berkompetisi. Anda bisa membelinya langsung di sentra
butik pakaian muslimah murah yang banyak berada di kawasan Kawalu
(Tasikmalaya) dan Soreang (Bandung), Jawa Barat. Tempat-tempat ini
terkenal sebagai sentra pakaian muslimah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar