Brought to you by: Hariyono N

Jasa Layanan Internet Juga Menguntungkan

Bisnis ini dimulai pada tahun 2007. Di awali dengan jasa pengetikan komputer dan printing. Dengan bermodalkan satu unit komputer dan satu unit printer, saya memulai bisnis ini. Pada awalnya, saya menjalankan bisnis ini sendirian dengan sistem manajemen “one man all job.” Seiring berjalannya waktu, bisnis ini mulai berkembang. Dengan menyisihkan sebagian keuntungan, saya mulai melengkapi berbagai fasilitas dan penambahan beberapa unit komputer. Dan, tentunya dengan semakin lengkapnya fasiltas kerja, saya juga melakukan penambahan operator dengan merekrut orang di sekitar lokasi usaha saya.
Setahun berlalu, bisnis ini menunjukkan hal yang positif. Bisnis terus berkembang dan omzet meningkat setiap bulannya. Sampai pada tahun 2008, saya mencoba melakukan permohonan bantuan modal ke bank. Alhamdulillah permohonan tersebut dikabulkan. Dengan menggunakan bantuan modal ini, saya mulai mengembangkan bisnis saya menjadi sebuah warung internet (warnet).
Pada tahun 2008, bisnis jasa penyedia layanan internet (warnet) sedang naik daun, sehingga saya tidak terlalu sulit untuk mencari pelanggan dan meningkatkan omzet tiap bulannya. Hingga pada awal 2010, bisnis jasa internet mulai semakin kompetitif dengan banyaknya bisnis-bisnis sejenis bermunculan  dan masuknya provider-provider nasional ke jasa data dan internet dengan menggunakan jaringan 3G dan HSDPA.
Awalnya, bisnis saya pun terpukul dengan ketatnya persaingan ini. Persaingan bukan hanya dengan usaha sejenis di sekitar lokasi. Namun, kami juga berebut pelanggan dengan provider-provider nasional yang merambah ke bisnis ini lewat fasilitas jaringan 3G dan HSDPA. Dan,  akibat dari ketatnya persaingan ini membuat harga di pasaran sangat jatuh dan sangat tidak masuk akal.
Melihat kondisi ini, menjadi tantangan saya dan memaksa saya untuk mampu kreatif dan inovatif untuk merumuskan konsep marketing sehingga mampu bertahan ditengah ketatnya persaingan. Saya tidak mau terjebak di perang harga, yang justru akan menambah berat beban perusahaan.
Marketing yang saya pahami adalah “mengedukasi pelanggan untuk membelanjakan uangnya secara profesional”. Berangkat dari pahaman tersebut, saya mulai mempelajari dan memahami kebutuhan pelanggan, dan menyediakan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Melihat sebagian besar pelanggan saya adalah dari kalangan mahasiswa, saya membuat sebuah server lokal, di mana pelanggan dapat mengakses server tersebut dan memudahkan mereka untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.
Melihat perkembangan dan semakin maraknya penggunaan perangkat mobile (laptop, ponsel, tablet PC) saat ini, saya pun menyediakan fasilitas dengan akses melalui perangkat mobile. Menggunakan jaringan wifi, saya menyediakan jasa akses internet ke pelanggan dan tentunya pelanggan pun dapat mengakses server lokal yang berisi berbagai informasi yang mereka butuhkan dengan lebih cepat dan mudah.
Dan untuk mempertahankan pelanggan, saya selalu memberikan “nilai lebih” ke pelanggan. Dengan promosi – promosi tiap bulannya dan bonus serta hadiah yang diberikan ke pelanggan sesuai dengan akumulasi transaksi, akan membuat pelanggan kami semakin setia mengguanakan jasa layanan kami.
Melihat kekhawatiran para orang tua saat ini akan maraknya situs-situs porno di internet, menjadi sebuah tantangan baru bagi kami. Kami melihat ini bukan sebagai sebuah penghalang, namun adalah sebagai sebuah peluang promosi, untuk konsumen kalangan pelajar. Melihat hal ini maka kami membuat sebuah layanan internet yang murni terbebas dari konten pornografi, dengan memperkuat firewall dan memblokir situs-situs yang belum di blokir oleh pemerintah. Kami memberikan garansi ke pelanggan bahwa produk layanan kami terbebas dari konten pornografi.
Dan ternyata pelanggan kami, terkhusus para orang tua, sangat apresiatif dengan produk kami dan sangat menerima produk layanan kami. Kini pelanggan kami tak perlu resah apabila anak mereka mengakses internet, dan mereka tak perlu melakukan pengawasan terhadap anak-anak mereka.
Mendapatkan profit dari bisnis, akan terasa “hambar” apabila kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan menikmati profit tersebut. Olehnya itu, saya harus memiliki tim yang mampu menjalankan sistem dalam bisnis “tanpa” saya harus ada di dalamnya. Selalu mengedukasi tim untuk mampu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini. Perusahaan memiliki tujuan yang jelas kemana arah yang ingin dicapai serta tim mengerti bagaimana cara mencapai tujuan itu. Dan begitu pula sebaliknya, setiap anggota tim memiliki cita-cita individu dan melalui perusahaan ini para anggota tim mencapai cita-cita mereka.
Bisnis jasa layanan internet adalah bisnis telekomunikasi, dan telekomunikasi akan selalu dibutuhkan dalam kehidupan setiap orang. Kemampuan untuk beradaptasi dan memahami setiap kebutuhan pelanggan, akan menjadikan bisnis kita menjadi unik dan berbeda dari bisnis-bisnis lainnya. Dan keunikan bisnis kita yang menjadi senjata untuk bertahan dan dipertahankan dalam tren bisnis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Like Facebook

peluang usaha
Free Website Hosting
peluang usaha