Bisnis ini dimulai pada tahun 2007. Di awali dengan jasa pengetikan
komputer dan printing. Dengan bermodalkan satu unit komputer dan satu
unit printer, saya memulai bisnis ini. Pada awalnya, saya menjalankan
bisnis ini sendirian dengan sistem manajemen “one man all job.” Seiring
berjalannya waktu, bisnis ini mulai berkembang. Dengan menyisihkan
sebagian keuntungan, saya mulai melengkapi berbagai fasilitas dan
penambahan beberapa unit komputer. Dan, tentunya dengan semakin
lengkapnya fasiltas kerja, saya juga melakukan penambahan operator
dengan merekrut orang di sekitar lokasi usaha saya.
Setahun berlalu, bisnis ini menunjukkan hal yang positif. Bisnis
terus berkembang dan omzet meningkat setiap bulannya. Sampai pada tahun
2008, saya mencoba melakukan permohonan bantuan modal ke bank. Alhamdulillah
permohonan tersebut dikabulkan. Dengan menggunakan bantuan modal ini,
saya mulai mengembangkan bisnis saya menjadi sebuah warung internet
(warnet).
Pada tahun 2008, bisnis jasa penyedia layanan internet (warnet)
sedang naik daun, sehingga saya tidak terlalu sulit untuk mencari
pelanggan dan meningkatkan omzet tiap bulannya. Hingga pada awal 2010,
bisnis jasa internet mulai semakin kompetitif dengan banyaknya
bisnis-bisnis sejenis bermunculan dan masuknya provider-provider
nasional ke jasa data dan internet dengan menggunakan jaringan 3G dan
HSDPA.
Awalnya, bisnis saya pun terpukul dengan ketatnya persaingan ini.
Persaingan bukan hanya dengan usaha sejenis di sekitar lokasi. Namun,
kami juga berebut pelanggan dengan provider-provider nasional yang
merambah ke bisnis ini lewat fasilitas jaringan 3G dan HSDPA. Dan,
akibat dari ketatnya persaingan ini membuat harga di pasaran sangat
jatuh dan sangat tidak masuk akal.
Melihat kondisi ini, menjadi tantangan saya dan memaksa saya untuk
mampu kreatif dan inovatif untuk merumuskan konsep marketing sehingga
mampu bertahan ditengah ketatnya persaingan. Saya tidak mau terjebak di
perang harga, yang justru akan menambah berat beban perusahaan.
Marketing yang saya pahami adalah “mengedukasi pelanggan untuk membelanjakan uangnya secara profesional”.
Berangkat dari pahaman tersebut, saya mulai mempelajari dan memahami
kebutuhan pelanggan, dan menyediakan layanan yang sesuai dengan
kebutuhan pelanggan. Melihat sebagian besar pelanggan saya adalah dari
kalangan mahasiswa, saya membuat sebuah server lokal, di mana pelanggan
dapat mengakses server tersebut dan memudahkan mereka untuk mendapatkan
informasi yang mereka butuhkan.
Melihat perkembangan dan semakin maraknya penggunaan perangkat mobile
(laptop, ponsel, tablet PC) saat ini, saya pun menyediakan fasilitas
dengan akses melalui perangkat mobile. Menggunakan jaringan wifi, saya
menyediakan jasa akses internet ke pelanggan dan tentunya pelanggan pun
dapat mengakses server lokal yang berisi berbagai informasi yang mereka
butuhkan dengan lebih cepat dan mudah.
Dan untuk mempertahankan pelanggan, saya selalu memberikan “nilai lebih”
ke pelanggan. Dengan promosi – promosi tiap bulannya dan bonus serta
hadiah yang diberikan ke pelanggan sesuai dengan akumulasi transaksi,
akan membuat pelanggan kami semakin setia mengguanakan jasa layanan
kami.
Melihat kekhawatiran para orang tua saat ini akan maraknya
situs-situs porno di internet, menjadi sebuah tantangan baru bagi kami.
Kami melihat ini bukan sebagai sebuah penghalang, namun adalah sebagai
sebuah peluang promosi, untuk konsumen kalangan pelajar. Melihat hal ini
maka kami membuat sebuah layanan internet yang murni terbebas dari
konten pornografi, dengan memperkuat firewall dan memblokir situs-situs yang belum di blokir oleh pemerintah. Kami memberikan garansi ke pelanggan bahwa produk layanan kami terbebas dari konten pornografi.
Dan ternyata pelanggan kami, terkhusus para orang tua, sangat
apresiatif dengan produk kami dan sangat menerima produk layanan kami.
Kini pelanggan kami tak perlu resah apabila anak mereka mengakses
internet, dan mereka tak perlu melakukan pengawasan terhadap anak-anak
mereka.
Mendapatkan profit dari bisnis, akan terasa “hambar” apabila
kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk beristirahat dan menikmati
profit tersebut. Olehnya itu, saya harus memiliki tim yang mampu
menjalankan sistem dalam bisnis “tanpa” saya harus ada di
dalamnya. Selalu mengedukasi tim untuk mampu memiliki pengetahuan dan
keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini. Perusahaan
memiliki tujuan yang jelas kemana arah yang ingin dicapai serta tim
mengerti bagaimana cara mencapai tujuan itu. Dan begitu pula sebaliknya,
setiap anggota tim memiliki cita-cita individu dan melalui perusahaan
ini para anggota tim mencapai cita-cita mereka.
Bisnis jasa layanan internet adalah bisnis telekomunikasi, dan
telekomunikasi akan selalu dibutuhkan dalam kehidupan setiap orang.
Kemampuan untuk beradaptasi dan memahami setiap kebutuhan pelanggan,
akan menjadikan bisnis kita menjadi unik dan berbeda dari bisnis-bisnis
lainnya. Dan keunikan bisnis kita yang menjadi senjata untuk bertahan
dan dipertahankan dalam tren bisnis.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar