Brought to you by: Hariyono N
1. Kurangnya Tenaga Kerja Yang Berkualitas
Beberapa pengusaha tas mengeluhkan sulitnya memperoleh tenaga kerja yang berkulitas yang mampu menghasilkan tas dengan kualitas yang bagus. Untuk dapat bersaing dan terus berkembang dalam industri tas tenaga kerja yang dimiliki tidak cukup hanya bisa membuat tas saja mereka harus mampu menyesuaikan dengan konsep dan model terbaru.
2. Kurangnya Tingkat Kreativitas dan Inovasi
Persingan dan perkembangan selera konsumen cukup dibilang tinggi, sehingga perkembangan model cukup cepat mengalami perubahan. Apabila usaha ini masih mengandalkan model-model lama tentu saja tidak akan mampu bersaing dan berkembang. Pengusaha dan pekerja dituntut untuk inovatif dan kreatif agar selalu menghasilkan model-model tas terbaru dan unik
3. Produk Cina yang murah
Masuknya produk China akibat perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement) menambah ketatnya persaingan dalam industri ini. Mungkin pengusaha tas akan kewalahan mengingat kualitas produk kita dengan produk cina relatif sama, namun harga lebih murah.
4. Tergantung Pada Musim
Usaha tas juga ditentukn oleh musim, bukan musim yang ditntukan oleh alam seperti pada industri pertanian, melainkan tergantung pada musim masuk sekolah, liburan dan lebaran. pada musim-musim tersebut kebutuhan atau permintaan terhadap tas cenderung meningkat tinggi. Namun pada musim di luar musim tersebut permintaan biasa-biasa saja bahkan cenderung menurun
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar